Cerita Singkat Mahasiswa Arsitektur dalam Tugas Pranata dan Etika Arsitektur
Untuk menceritakan kehidupan sehari
hari saya, saya awali dengan perkenalan diri saya, nama saya Pidadari, saya
adalah anak ke 3 dari 4 bersaudara dari keluarga Yuhni Majusip dan ibu Asmawati,
ketiga saudara saya semuanya adalah perumapuan. Orang tua saya keduanya bekerja
sebagai pegawai negeri sipil di Lubuklinggau. Saya lahir pada tanggal 15
Desember 1995 di kota Lubuklinggau Sumatra Selatan, dari kecil saya dibesarkan
dan bersekolah di kota tersebut. Setelah lulus SMA saya berkuliah jurusan
Teknik Arsitektur di Universitas Sriwijaya, terletak di kampus Indralaya, Ogan
Ilir, Sumatra Selatan. Sampai saat ini saya telah mamasuki semester 5, untuk
melakukan aktivitas perkuliahan dan sehari hari saya menyewa rumah di perumahan Griya Sejahtera di kawasan
dekat dengan kampus UNSRI.
Dimulai
dari bangun pagi sekitar pukul 4.30 saya mulai kekamar mandi untuk cuci muka,
dan membereskan tempat tidur serta mempersiapkan perlengkapan kuliah. Setelah
semuanya selesai dan terdengar suara azan subuh, saya mengambil air wudhu untuk
sholat subuh. Biasanya setelah sholat subuh saya menuju kedapur, memeriksa isi
lemari es dan memasak untuk makan seharian. Masakan tersebut bisa untuk
sarapan, bekal makan siang dikampus, dan makan malam di rumah. Kebiasaan itu
dilakukan untuk saya sendiri agar dapat menjaga makan yang teratur, dan dapat
menghemat pengeluaran uang bulanan yang dikirim oleh orang tua. Sekitar pukul
6.30 saya mencuci baju kotor ataupun membereskan kamar, melipat baju, menyapu
dan mengepel. Setelah semuanya selesai saya mandi untuk pergi kekampus pukul
8.00. Sesampainya dikampus, biasanya kampus sepi disaat pukul tersebut, saya
duduk di prodi kelas arsitektur untuk mengecek handpone, mendengarkan lagu dan
membuka internet sekiranya ada berita yang menarik. Masuk kelas dan
meperhatikan dosen serta mencatat materi penting, setelahnya saya berdikusi
tentang tugas yang diberikan. Memasuki jam makan siang dan perkuliahan selesai,
saya dan teman-teman pergi kekantin untuk makan siang bercakap-cakap dan
tertawa riang. Setelah selesai kami pergi menuju mushola untuk sholat zduhur.
Jika perkuliahan hari itu selesai saya pulang ke kostan menonton tv atau
mendengarkan lagu, atupun kegiatan lainya saya pergi kekostan teman untuk
menanyakan tugas, mengerjakan tugas kelompok dan untuk menonton film bersama. memasuki waktu
ashar saya biasa sholat di kosan teman jika tugas belum selesai. Sekitar pukul 5.30 saya pulang ke kost untuk mandi dan
menunggu waktu magrib tiba. Setelah selelsai sholat magrib saya menonton
tv dan makan malam bersama teman kostan,
karena saya tinggal diperumahan berupa rumah dengan lima kamar. Sehabis makan
dan mencuci piring, kami bercerita tentang kejadian kampus sambil menonton tv.
Kebiasaan tersebut dilakukan dari hari senin sampai hari jumat. Biasanya hari
jumat sore setelah kuliah selsai saya pergi ke Palembang menggunakan bis
beserta teman yang pulang ke Palembang. Dipalembang saya pergi ke tempat nenek
dari ibu saya yang bertempat di pakjo lorong akbar. Kebiasaan saya disaat hari
sabtu dan minggu adalah pergi ke sana untuk membantu orang rumah ataupun pergi
ke pertokoan untuk berbelanja perlengkapan sehari-hari dan perlengkapan kuliah.
Kebiasaan lainnya adalah pergi ke tempat teman yang berdomisili di palembang,
mengobrol atupun pergi ketempat wisata. Disaaat sore saya pulang ke pakjo,
mandi, menyapu rumah dan membantu menyiapkan makan malam dirumah. Minggu sore
saya pulang ke Indralaya untuk melakukan aktivitas sehari hari dan perkuliahan
seperti biasanya.

Ini adalah tugas salah satu perkuliah Arsitektur dalam pandangan Etika dan Pranata.. Semester 5 Tahun Ajaran 2014/2015
BalasHapus